The Behind Scene Office

The Behind Scene At Office

Aku mau tulis apa…bukannya bingung tapi aku gugup, dan terus terang, ini tulisan bisa bikin banyak pihak bakal tersudut bahkan tersungging karena begitu kuatnya, sunggingannya hihihihi…so sebelum lanjut lebih dalam lagi….Riey memohon maaf terlebih dahulu, dimaafkan ya😉

Nah…awal pembuka Bismillah.
Next…………………………

Ditempatkan dikantor baru dan diisi oleh orang-orang yang baru, bagi lulusan baru kayak orang seperti aku,merupakan anugerah tersendiri yang patut aku syukuri. Tepatnya pada tanggal 11 Maret 2008 aku memasuki kantor tersebut, dan pada tanggal 26 Maret 2008 Kantor baru ini diresmikan, yang dihadiri oleh unsur-unsur Muspida (Musyawarah Pimpinan Daerah). Dan Resmilah nama Kantor ini dengan nama Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu.

Sengaja aku gak bisa sebutkan didaerah mana aku bekerja, sowry….lanjut🙂

Nuansa dan suasana kantor pada awal-awal setelah peresmian adem-adem ayem (mode on : AC ada 4 buah dengan ukuran gedung +/- 11 x 25 m), begitu juga dengan keakraban dan kekompakan diantara staf dan atasan juga mudah terjalin, kecuali aku mungkin agak lamban beradaptasi, maklum karena cuma akulah Pegawai Negeri Sipil yang bukan berasal dari daerah situ. Tapi It’s Ok semua mengalir bagaikan air yang mengalir tanpa henti…ujung-ujungnya alhamdulillah masih hidupkan sampai sekarang, loch……. :p

Sedikitpun aku belum tahu gimana aslinya tabiat orang-orang, didaerah aku bekerja, walaupun aku sudah lama akrab dengan mereka, aku adalah korban yang bisa kuibaratkan seperti pepatah “…………………………………..”, (sowry…bingung mengibaratkannya), tapi ringkasnya begini,
” Ketika dirimu merasa diperlukan untuk mengerjakan pekerjaan mereka, maka pemujaan mereka mungkin bisa melebihi pemujaan rakyat mesir kepada fira’un🙂. Dan ketika dirimu, memerlukan pertolongan walaupun itu secuil…hmmm sory-sory sadja, jangankan mau menolong, mendengarkan kita minta tolong saja mungkin tidak ”
Tapi rangkumannya…masih ada juga orang baik, dan itu bisa kehitung, lebih banyak setannya dibanding malaikat :))

Sebenarnya masih ada lagi, yang menurut aku tabiat mereka sungguh – sungguh sangat bikin jengkel dan mengesalkan, gimana bisa mereka menjadi 2 rupa (sama-sama setan), disaat bersamaan bisa berkata ini, dan beberapa saat berikutnya apa yang mereka katakan sebelumnya berubah drastis 100%. Nggak bisa dimasukkan ke logika….bukan ?

Mau ditambah lagi….hmhmhmhmm aku coba pikir2 dulu ya…oke kita tambah. Lanjut……………….

Pengaruh Rasiasis juga sangat kental disini, apa karena Pemerintahan Negara kita sudah mengeluarkan Perundangan-Undangan mengenai otonomi daerah, jadi dengan susususukakakak hatinya sadja mereka gunakan. Contoh kasus seperti ini :

” Sah-sah saja kalau aku terlambat sekali-kali, menurut aku….hihihihi, tapi itu gak boleh, langsung direspon dan mereka langsung katakan : “Kenapa Kamu Malas Sekali Sekarang” Beugghhh, dan ketika staf-staf lain yang terlambat, jangankan dipanggil untuk ditegur malah disapa dan dilempari senyuman sembari berucap “hhaaaiiii…’ (mode on : kebanyakan dengerin lagu Ost. Kuch – Kuch Hota Hai) hai..hai reha ya lardka rehai rehai huahahahahahaha ”

Okeh…untuk sementara cukup dulu…kehabisan banyak cerita juga nih…kalau dicukupkan satu episode…akhir kata…tetap tunggu jilid 2 nya hihihihi….Byyeee

Riley Riey

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s